Sexting atau sex dan chating merupakan aktivitas seksual
yang dilakukan melalui obrolan di telepon genggam, laptop, dan perangkat gadget
lainnya, dengan mengirim atau mengunggah hal-hal erotis kepada orang
lain. Tak hanya berupa pesan pendek, tapi juga foto atau bahkan video
sensual.
Walaupun diyakini mampu mempererat hubungan percintaan, sexting bukan kegiatan
yang aman dilakukan. Apalagi jika sampai mengirimkan foto telanjang, tidak
menutup kemungkinan jika orang lain yang menerimanya dapat menyalahgunakan foto
tersebut.
Berikut beberapa fakta di balik sexting yang wajib Anda
ketahui:
Fakta 1
Kebanyakan dari kita mungkin berpikir jika laki-laki yang melakukan sexting,
namun nyatanya tidak demikian. Dalam sebuah penelitian, 60 persen perempuan
mengaku secara gamblang melakukan sexting dengan pasangan. Bahkan, di
beberapa negara, presentase perempuan yang melakukan sexting jauh lebih besar
dibanding laki-laki.
Fakta 2
Kebanyakan perempuan melakukan sexting saat remaja. 40 persen dari mereka
mengaku melakukan hal tersebut untuk memacu adrenalin, 35 persen lagi mengaku mereka
melakukan sexting karena merasa bangga dengan kemolekan tubuhnya. Adapun 12
persen sisanya mengaku melakukan sexting karena dorongan dari teman-teman
sepermainannya. Setelah dewasa, barulah mereka sadar dan memutuskan untuk
berhenti melalukan sexting.
Fakta 3
Mengirimkan foto setengah telanjang dan telanjang merupakan bentuk kejahatan
yang dapat dikenai hukuman. Terutama bagi mereka yang berusia di bawah 18
tahun, mengirim atau menerima konten-konten seksual melalui ponselnya dapat
dikenai hukuman penjara, seperti di Arab Saudi. Sayangnya, di Indonesia belum
diberlakukan hukuman tersebut.
Fakta 4
Kebanyakan laki-laki berpikir bahwa seorang perempuan yang mengirim pesan,
perempuan tersebut sudah pasti tertarik dengan dirinya. Hal tersebut ternyata
salah besar. Jika seorang perempuan mengirimkan pesan, hal tersebut berarti
dirinya ingin berkomunikasi, tidak lebih. Berlaku juga bagi perempuan yang
mengirim pesan terlebih dahulu. Bukan berarti tertarik, perempuan tersebut
hanya ingin berkomunikasi. Akan jauh lebih baik jika komunikasi yang dibangun
tidak dihias dengan pesan berbau seksual, foto atau bahkan video erotis.
Jalinlah komunikasi yang sehat.
Fakta 5
Lebih dari 40 persen laki-laki cenderung mengirimkan pesan cabul kepada
pasangan, sementara sekitar 35 persen perempuan memilih untuk mengirim foto
atau video.







0 komentar:
Posting Komentar