Berkeringat memang menyehatkan, namun apa jadinya jika Anda
membiarkan keringat tersebut mengering dengan sendirinya? Tahukah Anda jika
keringat yang dibiarkan mengering dengan sendirinya dapat menyebabkan beberapa
masalah serius seperti yang tertera di bawah ini?
Berkeringat merupakan proses normal dimana tubuh bertindak seperti sistem
pendingin alami. Keringat yang keluar juga menandakan proses ekskresi dalam
tubuh bekerja maksimal.
Keringat terbagi menjadi dua macam, ekrin dan apokrin.
Keringat yang dihasilkan oleh kelenjar ekrin cenderung berair, tanpa bau dan
mudah menguap. Keringat ekrin didistribusikan ke seluruh tubuh.
Sementara itu, kelenjar keringat apokrin berada di ketiak
dan lubang anus. Hasil sekresi dari kelenjar apokrin lebih tebal dari keringat
ekrin. Ini yang memicu bakteri baik untuk tumbuh dan berkembang biak.
Dekomposisi keringat yang disebabkan oleh bakteri biasanya
memiliki bau yang lebih menyengat. Meski berkeringat baik untuk kesehatan,
membiarkannya sehingga membuat pakaian Anda basah menjadikan Anda terlihat
tidak sehat dan terkesan jorok. Lebih parahnya lagi, keringat yang dibiarkan
akan menyebabkan komplikasi kesehatan.
Gatal-gatal
Keringat berlebih pada bagian tubuh tertentu akan menyebabkan iritasi pada
kulit. Hal tersebut menjadi pemicu gatal-gatal. Jika Anda malas mengelap
keringat, bakteri dan jamur yang datang dari luar akan masuk dan melakukan
kontak langsung sehingga menyebabkan alergi.
Jerawat
Jika Anda mengenakan pakaian yang penuh dengan keringat terlalu lama, hal
tersebut dapat memengaruhi kesehatan kulit. Keringat dapat menyumbat pori-pori
kulit, penyumbatan tersebut menjadi salah satu penyebab utama timbulnya jerawat
bukan pada wajah saja namun juga bagian tubuh lain seperti punggung.
Infeksi vagina
Jika tidak segera mengganti celana dalam yang sudah basah karena keringat,
kemungkinan Anda terkena infeksi jamur pada vagina semakin besar. Jamur akan
menginfeksi selangkangan atau paha. Untuk menghindari hal tersebut, pastikan
Anda memilih celana dalam berbahan dasar katun atau yang mudah menyerap
keringat dan selalu bawa celana dalam ganti kemanapun Anda pergi.
Athlete’s foot
Infeksi jamur yang mempengaruhi daerah lembut antara jari-jari kaki dan kadang
bagian lain. Jamur tersebut menyebabkan gatal-gatal yang sangat parah bahkan
dapat mengelupas kulit kaki. Athlete’s foot erat kaitannya dengan
kurap. Ganti kaus kaki minimal satu hari sekali, hindari memakai sepatu basah.
Bau badan
Bakteri senang tumbuh dan berkembang biak pada area yang hangat dan lembap.
Bagian tubuh yang berkeringat tentu hangat dan lembap. Dekomposisi bakteri yang
bercampur dengan keringat akan menghasilkan bau badan tak sedap. Bau badan
setiap orang tentu berbeda-beda, bergantung pada makanan apa saja yang dikonsumsi,
aktivitas apa yang dilakukan sehari-hari dan masih banyak lagi.
Lecet
Ketiak, bawah payudara dan paha merupakan area yang tak luput dari keringat.
Terkadang, keringat yang dibiarkan pada bagian tersebut menyebabkan gatal, saat
gatal Anda terpacu untuk menggaruknya hingga lecet.
Pastikan untuk segera mengelap area tubuh yang mudah basah karena keringat
untuk menghindari penyakit-penyakit di atas. Terlepas dari penyakit yang
ditimbulkan oleh keringat, alangkah baiknya untuk menjaga pakaian Anda tetap
kering dan bau badan tetap sedap.







0 komentar:
Posting Komentar